Kamis, 19 Juli 2012

is it LOVE?

chapter 3

"selamat pagiiiiii.... apa kabar???"

bahasa indonesia nya sungguh lucu... dia benar-benar bodoh... sudah 1 bulan di indonesia, kosa kata yang dia ngerti cuma "selamat pagi" dan "apa kabar". sesekali dia akan bilang "terima kasih". kebangetan...

kakak melirikku yang sedang bersungut-sungut. memberi kode pada Danniel untuk melihat ekspresiku.  entah apa yang ada di pikiran mereka, yang pasti Danniel kemudian berjalan berjinjit mendekati ku. aku menoleh dengan tatapan musuh ke arah Danniel yang kian dekat. ( itulah satu-satunya cara, memandangnya dengan pandangan tak barsahabat, agar bisa menutupi kegelisahanku ). dia memasang wajah full senyum sehingga matanya kembali membentuk garis lengkung. dan itu benar-benar menyiksa ku. membuat ku harus melipat gandakan kekuatanku untuk mengontrol detak jantungku.

" nana... am i cute for u? "

WHATTTTT!!!!!! what kind of question is that??!! kenapa dia bisa segampang itu melontarkan fakta yang selama ini aku simpan??

" just tell me the truth... am i cute for u?? do u like me? 'cause i know... i am very loveable.. so u dun have to worry to tell me what is in ur heart nana.... "

a... a.. apa... ini?? muka ku, panas sekali... introgasi ini membuat aku benar-benar.... aku tidak tau apa nama nya yang aku rasakan saat ini... sakit... wajah manis nya tidak menghiburku sama sekali... jantungku masih berdegup kencang, tapi sangat sakit... tidak seperti biasanya.... aku menunduk, seolah ada jawaban yang telah menanti di lantai rumah.

" na.. nana.. are u crying??? did i hurt u?? i.. i am really sorry.. i didn't mean to...."
" permisi...."
" nana... wait nana..."

tubuhku... kenapa terasa begitu ringan sekali??? aku masih menginjakkan kaki di lantai ini???

" nana..."

aku tidak mengindahkan panggilan kakak. aku hanya ingin ke kamar...

aku tidak tau berapa lama kakak ada di sampingku. yang ku tau, saat aku terbangun, pandangan ku langsung tertuju pada kakak. tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya.  hanya tangan nya yang sibuk membenarkan rambutku. tatapannya mengisyaratkan dia khawatir. aku tidak yakin senyum ku bisa mengurangi pertanyaan-pertanyaan yang mungkin bercokol di pikirannya.

" kamu kenapa?"

akhirnya kakak membuka pembicaraan.

" aku juga tidak tau kak... tiba-tiba perut ku sangat sakit. perih... "

aku berbohong

" perih?? apa perlu ke rumah sakit?? kita periksa yah?? "
" ga usah kak... sekarang udah agak mendingan kok... palingan penyakit bulanan.. biasalah cewek..."
" beneran g apa-apa?"

aku mengangguk... seumur-umur, ini pertama kali nya aku berbohong pada kakak. maafkan aku kak. aku hanya tidak tau apa yg harus ku jelaskan. aku sendiri juga tidak mengerti ada apa denganku...

" ok... kakak ada di kamar. pintu ga akan kakak kunci. jadi kalau ada apa-apa, kamu langsung...."
" iya kak... tenang aja... seperti biasa aku akan mendobrak pintu kamar kakak."
" baguslah... kakak ke kamar Danniel dulu. dia benar-benar merasa bersalah. kakak akan memberi tahu nya kamu tidak apa-apa."

aku hanya mengangguk.... yah... Danniel, dia pasti juga kaget melihat ku seperti tadi....

Rabu, 18 Juli 2012

is it LOVE?

chapter 2

"kakak kok bisa temenan sama dia sih? kakak kan bukan tipe orang yang gampang berteman dengan orang baru... lagian Danniel bukan tipe temen kakak kebanyakan. dia sama kakak t bagai langit dan bumi. kakak orang nya anteng bgt. g aktif sama sekali. dingin. pacaran sama buku and selingkuhan nya cuma komputer. sementara Danniel itu org nya lucu. friendly. bisa diajak seru-seru an. hangat deh pokok nya. kakak serius temenan sama dia?? ga aneh apa?"

kakak menoleh padaku. melemparkan pandangan "maksud loe?" pada ku tanpa beranjak sedikit pun dari"tahta" nya. kadang aku merasa cemburu dengan seperangkat elektronik berwarna putih itu. kakak seperti lebih menyayangi benda itu dari pada aku. meski aku tau itu sangat tidak mungkin, tapi tetap saja komputer dan buku adalah saingan terberat mendapatkan perhatian kakak. bahkan kakak ga mau berpaling ke laptop atau komputer tablet yang lebih mutakhir sekalipun. 

" kenapa menatapku seperti itu? aku ga salah bicara kok... emang kenyataannya gitu kan?"
" bukan gitu... tadi kakak seperti mendengar kakak di gambar kan sebagai "perangkat" yang buruk sementara Danniel adalah "perangkat" yg paling baru dan waah... dan yang lebih menohok lagi, yang ngomong gitu adalah adik kakak sendiri... sungguh menyedihkan nasib jadi kakak kamu yah... "

eh? ekspresi kakak barusan? lucu bgt deh.... g biasa-biasa nya kakak sebegitu ekspresif. jadi bukan seperti kakak....

" aku kan cuma mencoba menunjukkan perbedaan nya kak. lagian kan emang bener gitu.....FAKTA "

aku memonyongkan bibir ku, menatap ke arah bantal yang dari tadi jadi mainan di tangan ku. bantal yang masih sama bagus nya seperti waktu ku menghadiahkan nya pada kakak 5 tahun yang lalu. kakak mendekatiku. duduk di depanku, di kasur nya yang berantakkan. 

" nana... kamu itu sebenar nya ngerti dan tau ga sih sama kakak?"

loh.. loh... kakak jadi serius gini emang biasa. kakak emang seharus nya begini. tapi tatapan kakak kenapa menakutkan gitu???

" kamu selalu bilang kakak kaku lah, nyebelin karena ga mau di ajak jalan-jalan, computer freak, bookworm, dingin dll. kamu suka teriakin kakak, andai kakak nya Tassa adalah kakak mu. sering berdo'a terjadi mukjizat biar kakak org yang beda. sekarang kakak berubah menjadi yang kamu inginkan, dan berteman dengan orang yang tipe nya kamu suka, trus masalahnya dimana?"
" jadi.. maksud kakak....?"

aku tak sanggup meneruskan kalimatku. seperti membaca pikiran ku, kakak pun mengangguk. jadi kakak tau semua do'a-do'a ku?? kakak yang sangat cuek ini, menyimpan semua kata-kata kasar ku padanya?? semua ini, karena aku??? untuk ku???

" kakak jahat...."

hanya itu yang bisa ku katakan. air mata ku seolah bisa meluahkan semua yang tidak bisa ku deskripsikan. kakak dari dulu selalu begitu. semua nya untuk ku. semuanya demi aku. semua karena aku. aku adalah semuanya. 

" penyakit sister complex kakak benar - benar udah parah..."


kakak hanya tersenyum, mencubit lembut pipi ku. kadang aku jengah dengan perhatian dan sayang kakak yang berlebihan ini. tapi, itu juga yang selalu ku cari dari sosok nya. kakak dan sindrom sister complex nya benar-benar membuat ku tidak bisa bergerak dan tidak melihat pria manapun yang lebih baik dari kakak. yang membuat aku merasa sebagai adik yang paling bahagia di dunia....


" such a beautiful moment.. i didn'y mean to interrupt u guys... but i need my bag... sorry..."
" dun worry buddy... my sunshine wouldn't kill u because of that... "


kakak kembali sibuk dengan komputer nya. dari ujung mata, aku bisa melihat Danniel mengobrak-abrik tas kecilnya. sesekali berbicara dengan kakak tanpa saling menoleh... mereka terlihat seperti 2 model dengan pose yang indah... tanpa kusadari, mataku sepenuhnya memperhatikan setiap detail gerakan Danniel. jantung ku kembali berdegup ga karuan. muka ku panas. cukup lama aku memperhatikan cowok asing itu hingga dia melempar senyumnya pada ku. TUHAN.... aku malu... 


" dewa.. how to make ur sister laugh?? it's strange.. i've never seen her laughing since i came here.."


DUAAAARRR!!! apa tu maksud nya??? 


" really?? but u've see her smile right??"
" nope... i dun think so... "
" such a pity... u r very unlucky guy in this world bro... but i yhink, it's better for u not see it... cause if u do, i bet u'll never able to sleep... ur life will be mess.. trust me.."


KAKAK!!!! itu apa mksud nya??? seenaknya ngejelek2in orang... aku ini adek mu low!!! mw bales dendam yah??? kesel.... tapi aku ga bisa bicara apa-apa... walau terdengar lebay, tapi lidah aku terasa berat buat ngomong. aku hanya bisa melemparkan bantal ke arah kakak... dua "manequine" indah itu hanya tergelak. buat ku makin kesal... 


" i think ur sunshine turn to storm now... see how mad she is... hahahahahhaha..."
" but she still pretty... dun u think so.."


Danniel mencibir ke arah ku dan kakak. uuugh... lebih baik aku meninggalkan ruangan ini... 


" nana dun go... sorry... we're just try to make u smile... ur brother always told me u like a sun.  so bright.. but i've never see u like the way he told me... i didn't mean to make u feel bad... "


aku menoleh pada arah suara. ekspresi wajah nya yang dibuat se imut mungkin membuat ku ingin tertawa. dia sangat menggemaskan. tapi tidak!! aku ga akan memberikan senyum ku, apalagi tawa ku. itu hukuman buat mu.... jadi kali ini... weeeeeeeeeeeeeeeeek....

Selasa, 17 Juli 2012

is it LOVE?

chapter 1


I dun know what happen... tapi aku tidak bisa pungkiri hidup aku seolah memiliki gravitasi pribadi. pertama kali aku melihat nya, ketika aku menjeput kakak ke bandara... dia terlihat sangat akrab dengan kakak. tapi, tidak mungkin kakak punya teman orang luar negri. bukan karena english kakak yg berantakan. hanya saja, kakak bukan tipe cowok yang gampang bergaul. teman indonesia nya saja dikit banget. mata ku masih tertuju padanya hingga kakak merangkulku. mencubit hidungku dan mengacak rambutku. kakak bertingkah seolah sebulan "perantauannya" ke bandung sebuah perjalanan ekspedisi yang memakan waktu puluhan tahun. 

" lama nunggunya? kamu pasti capek... maaf, tadi pesawatnya delay. cuaca nya ga bagus. jadi penerbangan di tangguhkan. adikku yang manis ini g marah kan??? "

kakak menanyai ku bertubi-tubi, seolah tidak memberikan ku waktu untuk menjawab atau hanya sekedar menghela nafas. ketika wajahnya mendekat ke wajahku, aku hanya bisa memutar bola mataku. kakak tersenyum dan kembali memelukku. 

"kak.. aku ga bisa nafas.. "

ujar ku. percuma, kakak semakin menguatkan pelukkan nya... hingga akhirnya aku terbatuk-batuk, barulah dia mengendurkan rangkulannya. 

" ok.. so all i have to do is watching u both hugging like there is no tomorrow... fine!! i am cool with it."

kakak menepuk jidat nya. dengan tampang polos kakak menertawakan sindiran yang di tujukan kepadanya tadi. kembali.. aku bisa mendengar suara degupan kencang dari jantung ku. ada apa ini... aku gemeteran.. nafas ku sesak.. lebih sesak dibanding rangkulat kakak tadi. TUHAN.. kenapa aku? apakah aku mendadak asma?? tidak mungkin semudah itu kan???

" i already introduce my self twice... did my hand look good more than my face??"
" no!! it's not like that...  so... how are u? i am nana... and u?"
" nama nya Danniel dek .. Danniel.. harus diulang berapa kali sih?? "
" oops.. sorry..  aku.. cuma.. itu... lietin... itu.. apa nama nya... kak oleh-oleh aku ada... "

2 pria itu saling bertatapan... menatapku aneh... aku sendiri juga merasa diriku aneh.. aku g pernah se error ini.. aku kenapa? siapa aku?? ada apa ini?? 

kakak membimbing tangan ku meninggalkan bandara. katanya sih lapar. aku bisa mendengar kriyuk-kriyuk dari perutnya. sesaat aku bisa merasakan atmosfir yang normal. hingga aku kembali dihadapkan pada fakta, Danniel saat tertawa sangat lucu... mata sipitnya menghilang, membentuk garis melengkung... TUHAN.. aku suka mata itu....

Selasa, 10 April 2012

Kamis, 05 Januari 2012

curcol

cuma pengen bilang kalau...

my life is suck!!!!

dengerin lagu apa yah bagus nya???
ada yang bisa ngasih rekomendasi ga?

Selasa, 03 Januari 2012

i love this song

[Gom Semari Ka] (Three Bears Song)

 Gom semari ka
Han jibe itso
Appa gom, umma gom, aegi gom.
Appa gom eun tuntun ae
Umma gom eun nalshin ae
Aegi gom eun nalmugiyowuh
U suk, u suk, jal handa.
Translation:
Three bears
living together
father bear, mother bear, baby bear.
Father bear is very fat
mother bear is slender
baby bear is very cute
they all live happily under one roof.